Showing posts with label Fakta. Show all posts
Tidak ada seorang pun di dunia ini yang membenci Yahudi melebihi Hitler. Dan tidak seperti kita yang jika benci seseorang mungkin hanya akan diam dan menghindar, Hitler merealisasikan kebenciannya dengan cara yang maha ekstrem. Lewat Holocaust, sang pemimpin Nazi ini membunuh setidaknya 5 juta orang Yahudi. Ya, 5 juta manusia yang setara dengan orang se-kabupaten.
Tentu ada alasan kenapa Hitler begitu benci dengan Yahudi, dan alasan tersebut pastilah bukanlah sesuatu yang remeh. Menurut sejarawan, sejak kecil Hitler memang sudah sangat anti dengan Yahudi. Kemudian rasa ketidaksukaannya ini tumbuh dan berkembang seiring dengan segala kesuksesan yang didapatkannya. Hingga ketika di puncak, akhirnya sang diktator ini meluapkan kebenciannya dengan membantai jutaan Yahudi, yang mungkin salah satunya adalah orangtua dari sang mantan pacar semasa ABG-nya yang juga Yahudi.
Secara terperinci, berikut adalah alasan-alasan kenapa Hitler begitu benci dengan Yahudi, sampai-sampai harus dengan membantai jutaan dari mereka.
1. Rasa Benci Hitler Terhadap Yahudi Tercipta Sejak Kecil
Sebagian orang Eropa zaman dulu percaya jika Yahudi adalah sumber kekacauan. Entah siapa yang pertama memulai anggapan ini, namun gara-gara itu mulailah lahir sikap anti Yahudi. Bahkan Black Death si wabah penyakit mematikan itu juga ada yang menganggapnya sebagai ulah Yahudi. Hitler rupanya juga percaya akan hal tersebut.
![]() |
| Adolf Hitler |
Sejak kecil Hitler mendapatkan doktrin tentang Yahudi yang jahat. Keyakinan Hitler akan hal tersebut juga makin bertambah ketika ia mengalami banyak pengalaman buruk yang berhubungan dengan orang-orang Yahudi. Misalnya neneknya yang mati ketika dirawat seorang dokter Yahudi, atau ibunya yang harus bekerja di rumah orang-orang kaya Yahudi. Dari semua pengalaman dan anggapan buruk ini, sikap anti Yahudi Hitler pun terpupuk sempurna.
2. Hitler Benci Yahudi Karena Mereka Kaya
Ketika masih belum meroket sebagai pemimpin tunggal Nazi, Hitler harus melewati banyak fase hidup yang suram. Salah satunya adalah berjibaku dengan kemiskinan. Hitler pernah harus bersusah payah hanya untuk hidup normal. Di waktu yang sama ia mendapati realita kalau banyak orang Yahudi yang hidup enak tanpa bekerja keras.
![]() |
| Orang Yahudi di Jerman di masa lalu |
3. Hitler Sangat Percaya Konspirasi Yahudi
Pasti pernah dengar kan soal konspirasi Yahudi? Ya, ini adalah tentang anggapan jika di masa depan nanti Yahudi akan mendominasi dunia dan mengontrol apa yang ada di dalamnya. Entah benar atau tidak, hal ini masih jadi abu-abu sampai hari ini. Namun, Hitler sangat percaya jika yang akan terjadi memang seperti itu.
![]() |
| Konspirasi Yahudi menguasai dunia |
4. Hitler Menganggap Kekalahan Jerman di Perang Dunia I Karena Yahudi
Perang Dunia Pertama Hitler belumlah melejit, tapi ia turut ambil bagian dalam perang global pertama itu. Jerman dalam perang ini kalah telak. Bahkan mereka diduga sampai hutang puluhan ribu ton emas. Kekalahan ini sendiri disebabkan oleh banyak hal. Tapi, lagi-lagi Hitler berkeyakinan jika alasan kenapa Jerman dipermalukan adalah karena orang-orang Yahudi.
![]() |
| Kekalahan Jerman pada PD I |
5. Bangsa Arya Lebih Mulia Daripada Yahudi
Dalam sebuah buku berjudul Protocol of The Elders of Zion yang menjadihandbook orang-orang Yahudi, dikatakan jika bangsa paling bermartabat di dunia adalah Yahudi. Mengetahui ini tentu saja Hitler menolaknya mentah-mentah. Menurutnya, bangsa terbaik di dunia adalah Arya.
![]() |
| Hitler mengagungkan rasnya |
sumber : boombastis
5 Alasan Hitler Benci Yahudi
Tag :
Fakta
Read Post : 5 Alasan Hitler Benci YahudiSaturday, November 5, 2016
Author : Rachmat Mahardika
Comments : 1
Tag :
Fakta
Read Post : 5 Alasan Hitler Benci YahudiSaturday, November 5, 2016
1. March Boedihardjo (Sarjana Sains Termuda)
![]() |
| March Boedihardjo (Paling Depan) |
March Boedihardjo, mencatatkan diri sebagai mahasiswa termuda di Universitas Baptist Hong Kong (HKBU). March akan memiliki gelar sarjana sains ilmu matematika sekaligus master filosofi matematika. Karena keistimewaannya itu, perguruan tinggi tersebut menyusun kurikulum khusus untuknya dengan jangka waktu penyelesaian lima tahun (dari 2007). Ketika ditanya tentang cara beradaptasi dengan lingkungan dan orang-orang baru, March mengaku tidak pernah cemas berhadapan dengan teman sekelas yang lebih tua darinya. ”Ketika saya di Oxford, semua rekan sekelas saya berusia di atas 18 tahun dan kami kerap mendiskusikan tugas-tugas matematika,’’ kisahnya. March memang menempuh pendidikan menengah di Inggris. Hebatnya, dia masuk dalam kelas akselerasi, sehingga hanya perlu waktu dua tahun menjalani pendidikan setingkat SMA itu. Hasilnya, dia mendapat dua nilai A untuk pelajaran matematika dan B untuk statistik.
Dia juga berhasil menembus Advanced Extension Awards (AEA), ujian yang hanya bisa diikuti sepuluh persen pelajar yang menempati peringkat teratas A-level. Dia lulus dengan predikat memuaskan. Dalam sejarah AEA, hanya seperempat peserta AEA yang bisa mendapat status tersebut.
Dr Warsito P. Taruno, pendiri dan pemilik Edwar Technology. Belasan tahun belajar di luar negeri. Tanpa bantuan pemerintah, penelitian mereka berhasil di Tanah Air. Robot itu bernama Sona CT x001. robot yang dibekali dua lengan itu sedang memindai tabung gas sepanjang 2 meter. Di bagian atas robot, layar laptop menampilkan grafik hasil pemindaian. Selasa dua pekan lalu itu, Sona buatan Ctech Labs (Center for Tomography Research Laboratory) Edwar Technology sedang diuji coba. Alat ini sudah dipesan PT Citra Nusa Gemilang, pemasok tabung gas bagi bus Transjakarta.Perusahaan migas Petronas, kata Warsito, tertarik kepada alat buatannya. Kini mereka masih dalam tahap negosiasi harga dengan perusahaan raksasa milik pemerintah Malaysia tersebut. Selain Sona, Edwar Technology mendapat pesanan dari Departemen Energi Amerika Serikat. Nilai pesanan lumayan besar, US$ 1 juta atau sekitar Rp 10 miliar. Bahkan Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA) pun memakai teknologi pemindai atau Electrical Capacitance Volume Tomography (ECVT) temuan Warsito. ECVT adalah satu-satunya teknologi yang mampu melakukan pemindaian dari dalam dinding ke luar dinding seperti pada pesawat ulang-alik. Teknologi ECVT bermula dari tugas akhir Warsito ketika menjadi mahasiswa S-1 di Fakultas Teknik Jurusan Teknik Kimia, Universitas Shizuoka, Jepang, tahun 1991. Ketika itu pria kelahiran Solo pada 1967 ini ingin membuat teknologi yang mampu “melihat” tembus dinding reaktor yang terbuat dari baja atau obyek yang opaque (tak tembus cahaya).
6. Marsha Chikita (Animator Serial Upin & Ipin)
Pada awalnya, wanita yang akrab disapa Chiki (Anak Ikang Fawzi) ini hanya bekerja paruh waktu di sebuah rumah produksi asal Malaysia demi memenuhi persyaratan nilai akademisnya. Berbagai pekerjaan yang berkaitan dengan produksi animasi pernah dilakukan secara serabutan dengan tenggat waktu yang lumayan singkat.
Selama bekerja di rumah produksi tersebut, ia banyak belajar tentang seluk-beluk pembuatan animasi dengan mencoba berbagai macam jenis pekerjaan. Mulai dari memberikan cahaya pada gambar, mengatur komposisi gambar, menggerakkan gambar, hingga mempelajari karakteristik suatu tokoh.
Menurutnya, setiap tokoh mempunyai karakteristik yang berbeda-beda. Maka dari itu, wanita kelahiran 28 Januari 1989 ini selalu menyempatkan diri pergi ke taman bermain untuk mengobservasi tingkah laku anak kecil saat mereka berjalan, berlari, berbicara, tertawa dan berbagai macam ekspresi lainnya. Hal ini dilakukannya sebagai bahan referensi agar bisa menciptakan tokoh yang terkesan lebih hidup.
7. Ronny Gani (Editor Film 'Transformers : Age Of Extinction' Dan 'Ant-Man')
belum lama ini animator Indonesia, Ronny Gani beserta sekitar 20 animator lainnya di perusahaan efek visual Double Negative, tempat ia bekerja di Singapura, dihadapi dengan tantangan yang baru ketika harus menggarap animasi untuk film 'Ant-Man.'
Untuk penggarapan animasi film yang bercerita tentang sang manusia semut ini, Ronny membutuhkan waktu sekitar empat bulan. Pada waktu itu ia baru saja pindah ke perusahaan Inggris, Double Negative cabang Singapura, setelah sebelumnya bekerja di perusahaan Industrial Light and Magic yang juga berlokasi di Singapura.
Ronny cukup beruntung bisa langsung terlibat dalam penggarapan animasi untuk proyek film Hollywood yang telah memakan biaya sebesar Rp1,8 triliun di perusahaan yang baru ini.
Walaupun bekerja di belakang layar, sebagai seorang animator Ronny tetap harus menggunakan perasaannya dalam menggarap animasi, terutama dalam film Ant-Man kali ini. Ronny Gani pun ternyata terlibat dalam pembuatan film Transformers: Age Extinction. Dilansir dari situs VOA, Ronny sebelumnya sudah pernah terlibat dalam penggarapan film-film Hollywood seperti The Avengers, Pacific Rim, dan Noah. Ronny sudah lima tahun bekerja di perusahaan Industrial Light and Magic di Singapura, sebuah anak perusahaan dari Lucas Film Group yang fokus mengerjakan efek visual untuk film Hollywood.
Menurut Ronny, sebanyak 20 orang animator film Transformers: Age of Extinction membutuhkan waktu selama enam bulan untuk menyelesaikan pekerjaan mereka. Bagi para animator, setelah mereka selesai menggarap sebuah film, akhirnya merka pergi ke bioskop bersama-sama untuk menyaksikan hasil karya mereka, Bagi Ronny sendiri, ia lebih suka memperhatikan reaksi penonton yang sedang menonton film di layar. "Saya melihat semua audience yang lagi memandang ke layar. Semua orang-orang ini di bioskop ini, di teater ini sedang melihat karya saya. Dan tidak hanya di bioskop ini, (tapi) seluruh dunia adalah melihat karya saya." ungkapnya.
8.Johny Setiawan (Astronom Asal Indonesia Penemu 8 Planet Baru)
Astronom asal Indonesia yang bekerja di Max Planck Institute for Astronomy Jerman, menemukan delapan planet di tata surya. Tiga di antaranya adalah planet yang dinamai HD 47536c, HD 110014b, dan HD 110014c, akan dipublikasikan tahun depan dalam jurnal astronomi. Lima lainnya telah teridentifikasi.
Johny mempresentasikan makalah berjudul Astronomy: A Culture, Science, and Philosophy for the Humanity dan Search for Life in Other Solar Systems. Sebagai ilmuwan postdoctoral di Departemen Planet dan Formasi Bintang Max Planck Institute for Astronomy (MPIA) sejak tahun 2003, Johny meneliti planet extrasolar (di luar sistem matahari) yang mengelilingi bintang muda dan evolusi bintang serta stelar atmosfer atau pulsasi dan aktivitas khromosferik.
Menurut Johny, satu-satunya ilmuwan non-Jerman di antara tiga peneliti planet lainnya di MPIA, sekarang ini dengan adanya teleskop modern bukan hal sulit untuk menemukan bintang-bintang yang bertebaran di jagat raya ini.
Johny yang menamatkan S-1 dan S-3-nya di Freiburg, Jerman, melaksanakan penelitian itu dalam proyek Seram (Search for Exoplanet with Radial-velocity at MPIA) menggunakan teleskop berdiameter 2,2 meter. Ia juga melaksanakan proyek penelitian Exoplanet Search with PRIMA (Phase-Referenced Imaging and Micro-arcsecond Astrometry).
9. Muhammad Nurhuda (Pembuat Kompor Biomassa Yang Dijual Masal Di Norwegia)
Kompor biomassa hasil penelitian yang dilakukan dosen Fakultas MIPA Universitas Brawijaya (UB) Malang Muhammad Nurhuda kini sudah menembus pasar internasional, bahkan sudah diproduksi secara massal di Norwegia.
Ia mengemukakan kompor biomassa ini hemat bahan bakar daripada kompor tradisional (minyak tanah), bahkan tidak menimbulkan asap seperti dapur yang menggunakan bahan bakar kayu atau minyak tanah. Keunggulan lainnya adalah emisi gas buangnya jauh di bawah ambang batas yang ditetapkan Badan Kesehatan Dunia (WHO).
Bahan bakar yang bisa digunakan adalah kayu cacahan yang sudah diproduksi dengan mesin berkapasitas sekitar 20 ton per hari. Sehingga pengguna kompor biomassa tersebut tidak perlu khawatir kekurangan bahan bakar, apalagi kalau penggunanya bermukim di perdesaan yang masih banyak pepohonan.
Selain kayu cacah yang menjadi bahan bakar utama, bahan bakar lainnya juga bisa menggunakan pelet, sawit atau butiran kayu. Bahkan, bahan bakar butiran kayu atau pelet akan menghasilkan masakan yang lebih beraroma.
Nurhuda mengatakan untuk menghasilkan kompor biomassa berbahan stainless itu, ia melakukan penelitian sejak 2008 dan akhirnya menciptakan kompor biomassa.
Ia mengakui produksi di dalam negeri justru lebih sedikit, bahkan hanya berdasarkan pesanan dibandingkan dengan yang dipasarkan di sejumlah negara karena berbagai pertimbangan, salah satunya adalah persaingan yang cukup ketat dengan elpiji.
Kompor biomassa yang terdiri dari tiga komponen itu di Indonesia dijual dengan harga Rp 195 ribu (harga ritel), namun jika pesan lebih banyak harganya lebih murah.
10. Ricky Elson (Pembuat Mobil Listrik Yang Dipatenkan Di Jepang)
Dia juga berhasil menembus Advanced Extension Awards (AEA), ujian yang hanya bisa diikuti sepuluh persen pelajar yang menempati peringkat teratas A-level. Dia lulus dengan predikat memuaskan. Dalam sejarah AEA, hanya seperempat peserta AEA yang bisa mendapat status tersebut.
2. Prof Nelson Tansu (PhD- Pakar Teknologi Nano)
![]() |
| Prof. Nelson Tansu (Tengah) |
Pria kelahiran 20 Oktober 1977 ini adalah seorang jenius. Ia adalah pakar teknologi nano. Fokusnya adalah bidang eksperimen mengenai semikonduktor berstruktur nano. Teknologi nano adalah kunci bagi perkembangan sains dan rekayasa masa depan. Inovasi-inovasi teknologi Amerika, yang mempengaruhi kehidupan sehari-hari seluruh orang di dunia, bertopang pada anak anak muda brilian semacam Nelson. Nelson, misalnya, mampu memberdayakan sinar laser dengan listrik superhemat. Sementara sinar laser biasanya perlu listrik 100 watt, di tangannya cuma perlu 1,5 watt.Penemuan-penemuannya bisa membuat lebih murah banyak hal. Tak mengherankan bila pada Mei lalu, di usia yang belum 32 tahun, Nelson diangkat sebagai profesor di Universitas Lehigh. Itu setelah ia memecahkan rekor menjadi asisten profesor termuda sepanjang sejarah pantai timur di Amerika. Ia menjadi asisten profesor pada usia 25 tahun, sementara sebelumnya, Linus Pauling, penerima Nobel Kimia pada 1954, menjadi asisten profesor pada usia 26 tahun. Mudah bagi anak muda semacam Nelson ini bila ingin menjadi warga negara Amerika.Amerika pasti menyambutnya dengan tangan terbuka. “Apakah tragedi orang tuanya membikin Nelson benci terhadap Indonesia dan membuatnya ingin beralih kewarganegaraan?” “Tidak. Hati Saya tetap melekat dengan Indonesia,” katanya kepada Tempo. Nelson bercerita, sampai kini ia getol merekrut mahasiswa Indonesia untuk melanjutkan riset S-2 dan S-3 di Lehigh. Ia masih memiliki ambisi untuk balik ke Indonesia dan menjadikan universitas di Indonesia sebagai universitas papan atas di Asia.
3. Muhammad Arief Budiman (Peneliti Genome di Amerika)
3. Muhammad Arief Budiman (Peneliti Genome di Amerika)
Saint Louis, Missouri, Amerika Serikat. Di sebuah ruang kerja di kompleks Orion Genomic, salah satu perusahaan riset bioteknologi terkemuka di negeri itu, seorang lelaki Jawa berwajah “dagadu", sebab senyum tak pernah lepas dari bibirnya, kerap terlihat sedang salat. Anak pekerja pabrik tekstil GKBI itu sekarang menjadi motor riset utama di Orion. Jabatannya: Kepala Library Technologies Group. Menurut BusinessWeek, ia merupakan satu dari enam eksekutif kunci perusahaan genetika itu.Genetika adalah cabang ilmu biologi yang mempelajari gen, pembawa sifat pada makhluk hidup. Peran ilmu ini bakal makin sentral di masa depan: dalam peperangan melawan penyakit, rehabilitasi lingkungan, hingga menjawab kebutu*an pangan dunia. Arief tak hanya terpandang di perusahaannya. Namanya juga moncer di antara sejawatnya di negara yang menjadi pusat pengembangan ilmu tersebut: menjadi anggota American Society for Plant Biologists dan ini lebih bergengsi baginya karena ia ahli genetika tanaman American Association for Cancer Research.Asosiasi peneliti kanker bukan perkumpulan ilmuwan biasa. Dokter bertitel PhD pun belum tentu bisa “membeli” kartu anggota asosiasi ini. Agar seseorang bisa menjadi anggota asosiasi ini, ia harus aktif meneliti penyakit kanker pada manusia. Ia juga harus membawa surat rekomendasi dari profesor yang lebih dulu aktif dalam riset itu serta tahu persis riset dan kontribusi orang itu di bidang kanker. Arief mendapatkan kartu itu karena, “Meskipun latar belakang saya adalah peneliti genome tanaman, saya banyak melakukan riset genetika mengenai kanker manusia,” ujarnya.
4. Prof Dr. Khoirul Anwar (Penemu Sistem Telekomunikasi 4G)
4. Prof Dr. Khoirul Anwar (Penemu Sistem Telekomunikasi 4G)
Pria asal Desa Juwet, Kecamatan Kunjang, Kabupaten Kediri, Jawa Timur itu memegang dua paten penting di bidang telekomunikasi. Dunia mengaguminya. Para ilmuwan dunia berkhidmat ketika pada paten pertamanya Khoirul, bersama koleganya, merombak pakem soal efisiensi alat komunikasi seperti telepon seluler. Prof Dr. Khoirul Anwar adalah pemilik paten sistem telekomunikasi 4G berbasis OFDM (Orthogonal Frequency Division Multiplexing) adalah seorang Warga Negara Indonesia yang kini bekerja di Nara Institute of Science and Technology, Jepang.Dunia memujinya. Khoirul juga mendapat penghargaan bidang Kontribusi Keilmuan Luar Negeri oleh Konsulat Jenderal RI Osaka pada 2007. Pada paten kedua, lagi-lagi Khoirul menawarkan sesuatu yang tak lazim. Untuk mencapai kecepatan yang lebih tinggi, dia menghilangkan sama sekali guard interval (GI). “Itu mustahil dilakukan,” begitu kata teman-teman penelitinya. Tanpa interval atau jarak, frekuensi akan bertabrakan tak keruan. Persis seperti di kelas saat semua orang bicara kencang secara bersamaan.Dua penelitian istimewa itu mungkin tak lahir bila dulu Khoirul kecil tak terobsesi pada bangkai burung, balsam yang menusuk hidung, serta mumi Firaun. Bocah kecil itu begitu terinspirasi oleh kisah Firaun, yang badannya tetap utuh sampai sekarang. Dia pun ingin meniru melakukan teknologi “balsam” terhadap seekor burung kesayangannya yang telah mati. “Saya menggunakan balsam gosok yang ada di rumah,” kata anak kedua dari pasangan Sudjianto (almarhum) dengan Siti Patmi itu. Khoirul berharap, dengan percobaannya itu, badan burung tersebut bisa awet dan mengeras. Dengan semangat, ia pun melumuri seluruh tubuh burung tersebut dengan balsam gosok. Sayangnya, hari demi hari berjalan, kata anak petani ini, “Teknologi balsam itu tidak pernah berhasil.” Penelitian yang gagal total itu rupanya meletikkan gairah meneliti yang luar biasa pada Khoirul. Itulah yang mengantarkan alumnus Jurusan Teknik Elektro Institut Teknologi Bandung tersebut kini menjadi asisten profesor di JAIST, Jepang.
5. Dr Warsito P. Taruno (Robotik, Pencipta Alat terapi listrik)
![]() |
| Dr. Warsito dan Alat Terapi Listriknya |
6. Marsha Chikita (Animator Serial Upin & Ipin)
![]() |
| Marsha Chikita ( Anak Ikang Fawzi) |
Selama bekerja di rumah produksi tersebut, ia banyak belajar tentang seluk-beluk pembuatan animasi dengan mencoba berbagai macam jenis pekerjaan. Mulai dari memberikan cahaya pada gambar, mengatur komposisi gambar, menggerakkan gambar, hingga mempelajari karakteristik suatu tokoh.
Menurutnya, setiap tokoh mempunyai karakteristik yang berbeda-beda. Maka dari itu, wanita kelahiran 28 Januari 1989 ini selalu menyempatkan diri pergi ke taman bermain untuk mengobservasi tingkah laku anak kecil saat mereka berjalan, berlari, berbicara, tertawa dan berbagai macam ekspresi lainnya. Hal ini dilakukannya sebagai bahan referensi agar bisa menciptakan tokoh yang terkesan lebih hidup.
7. Ronny Gani (Editor Film 'Transformers : Age Of Extinction' Dan 'Ant-Man')
![]() |
| Ronny Gani |
Untuk penggarapan animasi film yang bercerita tentang sang manusia semut ini, Ronny membutuhkan waktu sekitar empat bulan. Pada waktu itu ia baru saja pindah ke perusahaan Inggris, Double Negative cabang Singapura, setelah sebelumnya bekerja di perusahaan Industrial Light and Magic yang juga berlokasi di Singapura.
Ronny cukup beruntung bisa langsung terlibat dalam penggarapan animasi untuk proyek film Hollywood yang telah memakan biaya sebesar Rp1,8 triliun di perusahaan yang baru ini.
Walaupun bekerja di belakang layar, sebagai seorang animator Ronny tetap harus menggunakan perasaannya dalam menggarap animasi, terutama dalam film Ant-Man kali ini. Ronny Gani pun ternyata terlibat dalam pembuatan film Transformers: Age Extinction. Dilansir dari situs VOA, Ronny sebelumnya sudah pernah terlibat dalam penggarapan film-film Hollywood seperti The Avengers, Pacific Rim, dan Noah. Ronny sudah lima tahun bekerja di perusahaan Industrial Light and Magic di Singapura, sebuah anak perusahaan dari Lucas Film Group yang fokus mengerjakan efek visual untuk film Hollywood.
Menurut Ronny, sebanyak 20 orang animator film Transformers: Age of Extinction membutuhkan waktu selama enam bulan untuk menyelesaikan pekerjaan mereka. Bagi para animator, setelah mereka selesai menggarap sebuah film, akhirnya merka pergi ke bioskop bersama-sama untuk menyaksikan hasil karya mereka, Bagi Ronny sendiri, ia lebih suka memperhatikan reaksi penonton yang sedang menonton film di layar. "Saya melihat semua audience yang lagi memandang ke layar. Semua orang-orang ini di bioskop ini, di teater ini sedang melihat karya saya. Dan tidak hanya di bioskop ini, (tapi) seluruh dunia adalah melihat karya saya." ungkapnya.
8.Johny Setiawan (Astronom Asal Indonesia Penemu 8 Planet Baru)
![]() |
| Johny Setiawan |
Johny mempresentasikan makalah berjudul Astronomy: A Culture, Science, and Philosophy for the Humanity dan Search for Life in Other Solar Systems. Sebagai ilmuwan postdoctoral di Departemen Planet dan Formasi Bintang Max Planck Institute for Astronomy (MPIA) sejak tahun 2003, Johny meneliti planet extrasolar (di luar sistem matahari) yang mengelilingi bintang muda dan evolusi bintang serta stelar atmosfer atau pulsasi dan aktivitas khromosferik.
Menurut Johny, satu-satunya ilmuwan non-Jerman di antara tiga peneliti planet lainnya di MPIA, sekarang ini dengan adanya teleskop modern bukan hal sulit untuk menemukan bintang-bintang yang bertebaran di jagat raya ini.
Johny yang menamatkan S-1 dan S-3-nya di Freiburg, Jerman, melaksanakan penelitian itu dalam proyek Seram (Search for Exoplanet with Radial-velocity at MPIA) menggunakan teleskop berdiameter 2,2 meter. Ia juga melaksanakan proyek penelitian Exoplanet Search with PRIMA (Phase-Referenced Imaging and Micro-arcsecond Astrometry).
9. Muhammad Nurhuda (Pembuat Kompor Biomassa Yang Dijual Masal Di Norwegia)
![]() |
| Dosen Nurhuda |
Ia mengemukakan kompor biomassa ini hemat bahan bakar daripada kompor tradisional (minyak tanah), bahkan tidak menimbulkan asap seperti dapur yang menggunakan bahan bakar kayu atau minyak tanah. Keunggulan lainnya adalah emisi gas buangnya jauh di bawah ambang batas yang ditetapkan Badan Kesehatan Dunia (WHO).
Bahan bakar yang bisa digunakan adalah kayu cacahan yang sudah diproduksi dengan mesin berkapasitas sekitar 20 ton per hari. Sehingga pengguna kompor biomassa tersebut tidak perlu khawatir kekurangan bahan bakar, apalagi kalau penggunanya bermukim di perdesaan yang masih banyak pepohonan.
Selain kayu cacah yang menjadi bahan bakar utama, bahan bakar lainnya juga bisa menggunakan pelet, sawit atau butiran kayu. Bahkan, bahan bakar butiran kayu atau pelet akan menghasilkan masakan yang lebih beraroma.
Nurhuda mengatakan untuk menghasilkan kompor biomassa berbahan stainless itu, ia melakukan penelitian sejak 2008 dan akhirnya menciptakan kompor biomassa.
Ia mengakui produksi di dalam negeri justru lebih sedikit, bahkan hanya berdasarkan pesanan dibandingkan dengan yang dipasarkan di sejumlah negara karena berbagai pertimbangan, salah satunya adalah persaingan yang cukup ketat dengan elpiji.
Kompor biomassa yang terdiri dari tiga komponen itu di Indonesia dijual dengan harga Rp 195 ribu (harga ritel), namun jika pesan lebih banyak harganya lebih murah.
10. Ricky Elson (Pembuat Mobil Listrik Yang Dipatenkan Di Jepang)
![]() |
| Ricky Elson (Kemeja Putih) Dan Mobil Listriknya |
si pembuat mobil listrik itu akhirnya terbukti. Ia pun tak ingin lama-lama kecewa. Daripada ilmunya sia-sia, kini si pemuda asli Padang ini memilih ingin kembali ke negeri Sakura.
Sekian lama Ricky menunggu izin mobil listrik yang dibuatnya bersama Menteri BUMN Dahlan Iskan. Berharap mobil listrik bernama Selo dan Gendhis itu, dapat menjadi inspirasi kelahiran mobil listrik buatan anak negeri.
Selama di Jepang, pria kelahiran Padang 11 Januari 1980 itu menemukan 14 teori tentang motor listrik yang sudah dipatenkan oleh pemerintah setempat. Jelas sangat miris. Karya anak bangsa namun bukan Indonesia yang mematenkan karyanya, melainkan justru bangsa lain. Namun apa daya, izin mobil listrik buatan Ricky itu tak kunjung keluar. Bahkan terkesan digantung oleh Kementerian Riset dan Teknologi (Kemenristek).
Dahlan yang ditemui wartawan di rumahnya di Surabaya, Rabu (9/4) pantas kecewa. Semangatnya melahirkan mobil masa depan, mobil listrik buatan anak negeri, ternyata tidak mendapat sambutan baik dari koleganya di Kemenristek. Padahal untuk membuat mobil listrik, Dahlan mengeluarkan biaya yang tidak sedikit. Bahkan untuk memaksa Ricky mau kembali ke Indonesia, Dahlan sampai rela seluruh gajinya sebagai menteri diberikan pada Ricky.
Dahlan seolah kehabisan alasan untuk tetap menahan pemuda cerdas itu bertahan di Indonesia. Apalagi hingga saat ini, Kemenristek tak jua memberikan penjelasan, mengapa izin itu belum dikeluarkan. Padahal mobil-mobil listrik buatan Ricky, sudah pernah mejeng di acara KTT APEC di Bali.
Dikutip dari berbagai sumber
Sekian lama Ricky menunggu izin mobil listrik yang dibuatnya bersama Menteri BUMN Dahlan Iskan. Berharap mobil listrik bernama Selo dan Gendhis itu, dapat menjadi inspirasi kelahiran mobil listrik buatan anak negeri.
Selama di Jepang, pria kelahiran Padang 11 Januari 1980 itu menemukan 14 teori tentang motor listrik yang sudah dipatenkan oleh pemerintah setempat. Jelas sangat miris. Karya anak bangsa namun bukan Indonesia yang mematenkan karyanya, melainkan justru bangsa lain. Namun apa daya, izin mobil listrik buatan Ricky itu tak kunjung keluar. Bahkan terkesan digantung oleh Kementerian Riset dan Teknologi (Kemenristek).
Dahlan yang ditemui wartawan di rumahnya di Surabaya, Rabu (9/4) pantas kecewa. Semangatnya melahirkan mobil masa depan, mobil listrik buatan anak negeri, ternyata tidak mendapat sambutan baik dari koleganya di Kemenristek. Padahal untuk membuat mobil listrik, Dahlan mengeluarkan biaya yang tidak sedikit. Bahkan untuk memaksa Ricky mau kembali ke Indonesia, Dahlan sampai rela seluruh gajinya sebagai menteri diberikan pada Ricky.
Dahlan seolah kehabisan alasan untuk tetap menahan pemuda cerdas itu bertahan di Indonesia. Apalagi hingga saat ini, Kemenristek tak jua memberikan penjelasan, mengapa izin itu belum dikeluarkan. Padahal mobil-mobil listrik buatan Ricky, sudah pernah mejeng di acara KTT APEC di Bali.
Dikutip dari berbagai sumber
10 orang jenius yang malah sukses di luar negeri
Tag :
Fakta
Read Post : 10 orang jenius yang malah sukses di luar negeriSaturday, February 13, 2016
Author : Rachmat Mahardika
Comments : 2
Tag :
Fakta
Read Post : 10 orang jenius yang malah sukses di luar negeriSaturday, February 13, 2016
Oke, Kali ini saya akan membahas tentang deepweb, dari pembahasan, segi kegunaan, hingga bahayanya deep web.
![]() |
| Ilustrasi Deep Web |
Pertama saya akan menjelaskan tentang Pembahasan seputar deep web terlebih dahulu.
Apa Itu Deep Web?
Deep Web merupakan bagian dari World Wide Web tetapi tidak termasuk ke dalam internet yang dapat dicari dengan mudah, yaitu dengan menggunakan mesin pencari web yang menggunakan indeks mesin pencari web. Deep Web berbeda dengan Dark Internet, dimana komputer tidak dapat lagi dijangkau melalui Internet, atau dengan Darknet yang merupakan jaringan untuk menukarkan data, yang dapat digolongkan sebagaibagian kecil dari Deep Web.
Mike Bergman, pendiri BrightPlanet yang memberikan istilah tersebut, mengatakan bahwa mencari di Internet pada saat ini dapat dibandingkan dengan menjaring ikan di permukaan laut: akan mendapatkan banyak ikan yang tertangkap di jaring, tetapi informasi yang sangat dalam tidak akan tertangkap.[2] Kebanyakan dari iformasi yang terdapat di jaringan Internet, terkubur sangat dalam situs yang dinamis, dan mesin pencari web yang standar tidak dapat menemukannya. mesin pencari web yang tradisional tidak dapat "melihat" atau mengambil data di dalam Deep Web.
Halaman-halaman tersebut dianggap tidak ada hingga mereka tercipta secara dinamis sebagai hasil dari pencarian secara spesifik. Sejak tahun 2001, Deep Web telah dinyatakan memiliki ukuran yang lebih besar dari Web biasa.
Ukuran Deep Web berdasarkan ekstrapolasi yang dilakukan oleh Universitas California, Berkeley pada tahun 2001, memperkirakan bahwa Deep Web memiliki ukuran sekitar 7,5 Petabita. Ukuran yang lebih akurat disebutkan dalam penelitian yang dilakukan oleh He, et al. (2003) mendeteksi sekitar 300.000 situs Deep Web yang ada di seluruh Web pada tahun 2004, dan menurut Shestakov, sekitar 14.000 situs Deep Web berada di bagian web Rusia pada tahun 2006.
Ukuran Deep Web berdasarkan ekstrapolasi yang dilakukan oleh Universitas California, Berkeley pada tahun 2001, memperkirakan bahwa Deep Web memiliki ukuran sekitar 7,5 Petabita. Ukuran yang lebih akurat disebutkan dalam penelitian yang dilakukan oleh He, et al. (2003) mendeteksi sekitar 300.000 situs Deep Web yang ada di seluruh Web pada tahun 2004, dan menurut Shestakov, sekitar 14.000 situs Deep Web berada di bagian web Rusia pada tahun 2006.
Sejarah Deep Web
Jack Oliver, dalam paper sebuah seminar mengenai Deep Web yang dipublikasikan dalam Jurnal Publikasi Elektronik, menyebutkan bahwa Jill Ellsworth menggunakan istilahinvisible Web atau Web yang tidak kasat mata pada tahun 1994 untuk mengacu kepada situs web yang tidak teregistrasi dengan mesin pencari web apapun Bergman mengacu kepada artikel yang diterbitkan pada bulan januari 1996 oleh Frank Garcia.
Situs ini adalah situs yang didesain dengan baik, tetapi mereka tidak melakukan proses registrasi dengan mesin pencari web apapun. Sehingga tidak ada yang dapat menemukan mereka. Secara teknis, situs tersebut merupakan situs yang tersembunyi. Saya menyebutnya sebagai invisible Web atau Web yang tidak kasat mata.
Salah satu awal penggunaan istilah Invisible Web adalah oleh Bruce Mount dan Matthew B. Koll yang berasal dari Library Software, dalam deskripsi mengenai @1 deep Web toolyang ditemukan pada wawancara press pada bulan Desember 1996.
Penggunaan pertama dari istilah Deep Web, sekarang secara umum diketahui berdasarkan kepada laporan pada tahun 2001 yang ditulis oleh Bergman.
di Deep Web, disana kita akan menemukan berbagai konten internet beredar secara bebas tanpa filter! perdagangan narkoba, psikopat, teroris, kartu kredit curian (carding), human trafficking, pornografi ilegal, jasa-jasa ilegal (jasa pembunuhan, kartu identitas palsu), dan hal-hal ilegal lainnya dapat kita temukan disana secara bebas.
Selain itu, di dalam Deep Web kita juga dapat menemukan konten-konten mengerikan tanpa sensor seperti eksperimen terhadap manusia, situs penyiksaan secara live, dan hal-hal mengerikan lainnya.
Dikatakan juga bahwa Deep Web juga menjadi surga bagi para pelaku pedofilia, karena disana mereka dapat melakukan apapun yang mereka inginkan. Deep Web juga merupakan tempat yang sangat berbahaya untuk dikunjungi, karena disana banyak sekali hacker berkeliaran. Selain itu, disanalah tempat dimana virus-virus komputer dibuat.
Disana kita juga dapat menemukan tutorial-tutorial aneh seperti cara membuat bom, cara membunuh tanpa ketahuan, cara menculik dan lain sebagainya.
Untuk itu, jika Anda ingin mengakses Deep Web maka Anda harus berhati-hati.
Jack Oliver, dalam paper sebuah seminar mengenai Deep Web yang dipublikasikan dalam Jurnal Publikasi Elektronik, menyebutkan bahwa Jill Ellsworth menggunakan istilahinvisible Web atau Web yang tidak kasat mata pada tahun 1994 untuk mengacu kepada situs web yang tidak teregistrasi dengan mesin pencari web apapun Bergman mengacu kepada artikel yang diterbitkan pada bulan januari 1996 oleh Frank Garcia.
Situs ini adalah situs yang didesain dengan baik, tetapi mereka tidak melakukan proses registrasi dengan mesin pencari web apapun. Sehingga tidak ada yang dapat menemukan mereka. Secara teknis, situs tersebut merupakan situs yang tersembunyi. Saya menyebutnya sebagai invisible Web atau Web yang tidak kasat mata.
Salah satu awal penggunaan istilah Invisible Web adalah oleh Bruce Mount dan Matthew B. Koll yang berasal dari Library Software, dalam deskripsi mengenai @1 deep Web toolyang ditemukan pada wawancara press pada bulan Desember 1996.
Penggunaan pertama dari istilah Deep Web, sekarang secara umum diketahui berdasarkan kepada laporan pada tahun 2001 yang ditulis oleh Bergman.
Apa yang terdapat dalam deep web?
Selain itu, di dalam Deep Web kita juga dapat menemukan konten-konten mengerikan tanpa sensor seperti eksperimen terhadap manusia, situs penyiksaan secara live, dan hal-hal mengerikan lainnya.
Dikatakan juga bahwa Deep Web juga menjadi surga bagi para pelaku pedofilia, karena disana mereka dapat melakukan apapun yang mereka inginkan. Deep Web juga merupakan tempat yang sangat berbahaya untuk dikunjungi, karena disana banyak sekali hacker berkeliaran. Selain itu, disanalah tempat dimana virus-virus komputer dibuat.
Disana kita juga dapat menemukan tutorial-tutorial aneh seperti cara membuat bom, cara membunuh tanpa ketahuan, cara menculik dan lain sebagainya.
Untuk itu, jika Anda ingin mengakses Deep Web maka Anda harus berhati-hati.
Bagaimana cara mengakses deep web?
TOR bisa disebut software seperti VPN yang memungkinkan kita mengakses internet secara anonim. Dikarenakan di dalam deep web banyak sekali hacker yang dapat mengancam keamanan berinternet, maka TOR dapat melindungi Anda dari hal tersebut.
Saat Anda menjalankan TOR koneksi asli pengguna akan dialihkan ke jaringan milik TOR. Jaringan tersebut telah dienkripsi agar tidak dapat terdeteksi oleh pihak manapun baik dari ISP maupun situs yang dikunjungi.
Untuk mengunduh TOR browser, silahkan ikuti tautan berikut https://www.torproject.org/download/download-easy.html.en.
Setelah selesai mengunduh, install TOR Browser hingga selesai kemudian start TOR Browser.
Berikut ada tips yang direkomendasikan sebelum mengakses deep web :
- Sebaiknya menggunakan proxy/VPN agar lebih aman.
- Tutup webcam Jika terdapat webcam pada laptop atau PC Anda
- Jangan melakukan login ke situs manapun selama browsing di Deep Web.
- Tampilkan selalu indikator trafik internet, waspada traffic mencurigakan.
- Setelah browsing, hapus history, cache, dan folder temp komputer, agar tidak terdapat hal-hal negatif yang menyangkut pada data di hard disk Anda.
- Jangan menyimpan sandi di browser.
- Jangan mengisi apapun pada deep web seperti halaman register.
- Jangan mengunduh apapun di Deep Web menggunakan IDM.
- Selalu gunakan block POP-UP.
- Hati-hati!
Apa Bahayanya deep web?
Deep web memiliki tingkatan. Tingkatan dalam deep web terdiri dari level 0 hingga mencapai level 8 yang merupakan tingkatan tertinggi dari deep web, yang pasti isinya sangat berbahaya dan rahasia. Jika menggunakan komputer biasa tidak mungkin Anda bisa memasuki dalam level ini.
Baiklah, segitu saja yang bisa saya sampaikan mengenai deep web, untuk saran dan pendapat bisa anda salurkan di kolom Comment.
Dikutip dari berbagai sumber
Penjelasan lengkap mengenai deep web, beserta cara mengaksesnya
Tag :
Fakta
Read Post : Penjelasan lengkap mengenai deep web, beserta cara mengaksesnyaMonday, February 8, 2016
Author : Rachmat Mahardika
Comments : 3
Tag :
Fakta
Read Post : Penjelasan lengkap mengenai deep web, beserta cara mengaksesnyaMonday, February 8, 2016















